SISTEM PERENCANAAN PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI
Tim Penyusun :
Paimin
Irfan Budi Pramono
Purwanto
Dewi Retna Indrawati
Paimin
Irfan Budi Pramono
Purwanto
Dewi Retna Indrawati
Daerah aliran sungai (DAS) merupakan ruang di mana sumberdaya alam, terutama vegetasi, tanah dan air, berada dan tersimpan serta tempat hidup manusia dalam memanfaatkan sumberdaya alam tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagai wilayah, DAS juga dipandang sebagai ekosistem dari daur air, sehingga DAS didefinisikan sebagai suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami. Batas di darat merupakan pemisah topografi dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan (UU No. 7 Tahun 2004). Dengan demikian DAS merupakan satuan wilayah alami yang memberikan manfaat produksi serta memberikan pasokan air melalui sungai, air tanah, dan atau mata air, untuk memenuhi berbagai kepentingan hidup, baik untuk manusia, flora maupun fauna. Untuk memperoleh manfaat yang optimal dan berkelanjutan perlu disusun sistem perencanaan pengelolaan DAS yang obyektif dan rasional. Perencanaan pengelolaan DAS bersifat dinamis karena dinamika proses yang terjadi di dalam DAS, baik proses alam, politik, sosial ekonomi kelembagaan, maupun teknologi yang terus berkembang.
Melihat EBOOK Klik disini
Sumber: http://library.forda-mof.org
ARTIKEL TERKAIT:
Ebook
- Belajar dari Pengalaman PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) MIKRO
- SERI PAKET IPTEK TEKNOLOGI PENGOLAHAN BAHAN BAKAR NABATI BERBASIS LEMAK DAN MINYAK DARI TANAMAN KEHUTANAN (BIODIESEL)
- SERI PAKET IPTEK PENYUSUNAN STANDAR MUTU GAHARU
- MENGENAL KUALITAS ROTAN DILAPANGAN
- TEKNIK REDUKSI EMISI FORMALDEHIDA PRODUK PANEL KAYU SECARA NON KIMIAWI
- Budidaya Jenis Pohon Nyawai (Ficus variegata Blume.)
- ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT ETNIS DAYAK MERATUS KALIMANTAN SELATAN DAN UPAYA KONSERVASI DI KHDTK SAMBOJA
- STANDAR PENGUJIAN DAN MUTU BENIH TANAMAN HUTAN
- STATUS RISET 25 TAHUN PLOT STREK
- ATLAS KAYU JILID II
- ATLAS KAYU JILID I
- GALAM Volume 1.
- HUTAN PENELITIAN LAMPUNG
- Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo
- PANDUAN TEKNIS UNTUK PETANI HUTAN SUNGKAI
- SENGON dan PENYAKIT KARAT TUMOR
- MEMBANGUN SUMBER BENIH DAN BIBIT KAYU PUTIH UNGGUL
- MENGENAL SUMBER BENIH JATI : KEBUN BENIH KLONAL (CLONAL SEED ORCHARD)
- PROSIDING SEMINAR HASIL PENELITIAN Reforma Agraria untuk Mendukung Tata Kelola Kehutanan yang Baik
- MEMPRODUKSI CUKA (ASAP CAIR) UNTUK KESEHATAN TANAMAN
- TEROBOSAN MEMPERBANYAK PINUS(Pinus merkusii)
- ANALISIS HASIL PENGUJIAN KAYU YANG DISERANG PENGGEREK KAYU DI LAUT DENGAN INTERPRETASI GAMBAR DIGITAL
- PANDUAN HAMA DAN PENYAKIT AKASIA DAN EKALIPTUS
- Statistik Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 2014
- PENATAAN RUANG & PEMBENTUKAN WILAYAH PENGELOLAAN HUTAN
jurnal
- ETNOBOTANI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT ETNIS DAYAK MERATUS KALIMANTAN SELATAN DAN UPAYA KONSERVASI DI KHDTK SAMBOJA
- GALAM Volume 1.
- KERAGAMAN MORFOLOGI, EKOLOGI, POHON INDUK, DAN KONSERVASI ULIN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. et Binnend.) DI KALIMANTAN
- POTENSI PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DI KABUPATENLAMPUNG BARAT DAN KABUPATEN TANGGAMUS, PROVINSILAMPUNG
- IDENTIFIKASI DAN POTENSI KERUSAKAN RAYAP PADATANAMAN TEMBESU ( ) DI KEBUN PERCOBAANWAY HANAKAU, LAMPUNG UTARA
- KAJIAN KONSEP KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN MODEL WAY TERUSAN REGISTER 47
- PENGARUH PERBEDAAN KECEPATAN PUTAR (RPM) DISC MILL TERHADAP KESERAGAMAN UKURAN BUTIRAN GULA SEMUT
- TRANSPORTASI BASAH BENIH NILA (Oreochromis niloticus) MENGGUNAKAN EKSTRAK BUNGA KAMBOJA (Plumeria acuminata)
- KAJIAN BIOLOGI IKAN TEMBAKANG (Helostoma temminckii) DI RAWA BAWANG JUYEUW KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT
- PENURUNAN FOSFAT PADA SISTEM RESIRKULASI DENGAN PENAMBAHAN FILTER YANG BERBEDA
- ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI KOPI LUWAK DI KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT
- FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR KAKAO PROVINSI LAMPUNG
- ANALISIS KETERKAITAN DAN PENGGANDA EKONOMI KARET INDONESIA (Linkage Analysis and Multiplier Effect of Indonesian Rubber)
- PEMANFAATAN CITRA ALOS PALSAR DALAM MENDUGA BIOMASA HUTAN ALAM: STUDI KASUS DI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE
- Cultural Capital Of The Communities In The Mangrove Conservation In The Coastal areas Of Ambon Dalam Bay, Moluccas, Indonesia
- PREFERENSI PAKAN ANOA (Bubalus sp.) DI PENANGKARAN BALAI PENELITIAN KEHUTANAN MANADO
- KERAGAMAN JENIS BURUNG DI DAS TAYAWI TAMAN NASIONAL AKETAJAWE-LOLOBATA
- UJICOBA PENGECAMBAHAN VEGETASI PANTAI (Terminallia cattapa, Calopyllum inophylum L, dan Baringtonia asiatica) DI PERSEMAIAN PERMANEN KIMA ATAS
- DAMPAK PROGRAM PEMBERDAYAAN MODEL DESA KONSERVASI TERHADAP KEMANDIRIAN MASYARAKAT: KASUS DI TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN LAMPUNG
- MANAJEMEN ADAPTASI DALAM PERUBAHAN IKLIM (Adaptive Management in the Climate Change)
- PENGARUH CARA PENYEMAIAN DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MAHONI DAUN LEBAR DI PESEMAIAN
- KOMPOSISI AVIFAUNA DI BEBERAPA TIPE LANSEKAP TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
- SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT PADA BIBIT MERANTI (Shorea leprosula Miq.) DI PERSEMAIAN
- PENCAMPURAN MEDIA DENGAN INSEKTISIDA UNTUK PENCEGAHAN HAMA Xyleborus morstatii Hag. PADA BIBIT ULIN ( Eusideroxylon zwageri T et. B) DI PERSEMAIAN
- RESPON MASYARAKAT TERHADAP POLA AGROFORESTRI PADA HUTAN RAKYAT PENGHASIL KAYU PULP